Yuk, Nonton Tenggarong Kutai Carnival 2014 Tanggal 18 Oktober Tiga tema yang diangkat dalam TKC tahun ini adalah Purun, Enggang dan Mangrove Photo: Agri
Salah seorang talent tampil pada jumpa pers TKC 2014 di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Minggu (12/10) kemarin Photo: Agri
|
KutaiKartanegara.com - 13/10/2014 22:13 WITA
Parade kostum unik bertajuk Tenggarong Kutai Carnival (TKC) akan digelar untuk ketiga kalinya di ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, pada Sabtu (18/10) ini.
Sebanyak 131 talent bakal tampil dalam gelaran TKC 2014 yang tahun ini mengangkat tema Nature of Borneo dengan kostum bertema Purun, Enggang dan Mangrove alias bakau.
Tiga tema tersebut menjadi dasar kostum unik yang dikreasikan masing-masing talent TKC , termasuk didalamnya ada 40 talent anak-anak. "Tampilnya 40 talent anak-anak usia SD ini menjadi keunikan tersendiri dari TKC tahun ini," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar Sri Wahyuni pada konferensi pers TKC 2014, Minggu (12/10) kemarin, di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar.
Selain menampilkan 131 talent TKC 2014, lanjut Sri, TKC 2014 tahun ini juga dimeriahkan dengan para talent TKC 2012 dan 2013 serta sejumlah penari. Sehingga keseluruhan yang akan tampil pada show time TKC tahun ini berjumlah 180 orang.
Ditambahkan Sri, konsep runway atau lintasan utama TKC 2014 juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. "Untuk tahun ini, para talent akan akan melintasi runway sepanjang 125 meter yang berada di depan taman pedestrian Jembatan Kartanegara," ungkapnya.
Gelaran TKC 2014 sendiri akan dimulai pada pukul 13.00 WITA. Para talent terlebih dahulu melewati runway yang diapit tenda berkapsitas 1.300 undangan.
Setelah itu, para talent TKC bergerak menyusuri jalanan di sepanjang tepian sungai Mahakam hingga finish di Sekretariat Gerbang Raja di Jalan KH Akhmad Muksin.
Menurut Sri, dari 1.300 undangan yang disiapkan, puluhan diantaranya adalah para peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies). "Diharapkan dengan berkumpulnya para pelaku usaha pariwisata yang menyaksikan TKC, dapat memasukkan Tenggarong ke jadwal paket perjalanan wisata nasional," harapnya.
Sementara dikatakan Ketua TKC, Nor Fajri, perkembangan penyelesaian kostum oleh masing-masing talent telah mencapai 90 persen, bahkan ada beberapa yang sudah 100 persen. "Para talent TKC mempersiapkan dan membuat kostum masing-masing sejak Workshop TKC pertama pada pertengahan Mei lalu," ujarnya.
Ditambahkan Nor, para talent sangat bersemangat dan sudah tidak sabar lagi untuk tampil pada 18 Oktober ini. "Karena mereka sudah mempersiapkan cukup lama, mulai dari mendesain, membuat kostum sendiri, hingga melengkapi bahan kostum. Semua mereka lakukan secara pribadi," demikian katanya. (win)
|